Sunday, 16 Jun 2024
Home
Search
Menu
Share
More
Admin on Olahraga
17 May 2024 02:10 - 3 minutes reading

Bek MU Harry Maguire Minta VAR Dihapus di Liga Inggris

Bek MU Harry Maguire juga menyuarakan seruannya agar video asisten wasit (VAR) dihapuskan. Tapi dia tetap menganjurkan penggunaannya dalam menentukan offside.

Klub-klub Liga Premier akan melakukan pemungutan suara bulan depan mengenai proposal Wolves untuk menghapus VAR dalam sebuah langkah yang signifikan dan berpotensi bersejarah.

Beberapa mantan pemain papan atas telah mengungkapkan keinginan mereka untuk melihat sistem tersebut dihapuskan, sementara pemain Newcastle Anthony Gordon mengatakan liga harus ‘menyingkirkannya atau menjadi lebih baik’ setelah penaltinya ditolak pada Kamis kemarin saat menghadapi MU.

Namun, Maguire adalah bintang pertama yang menyuarakan keberatannya terhadap VAR dan dia mengakui posisinya bisa memecah belah. Meski begitu, bek Manchester United ini yakin bahwa seruan ‘berbasis opini’ tidak boleh dilakukan.

Saya pikir ini akan menimbulkan perpecahan pendapat dan banyak orang ingin mempertahankannya,? kata Maguire kepada The Sun dikutip dari Daily Mail.

Secara pribadi, saya akan mempertahankan VAR tetapi hanya untuk offside. Saya akan menghapusnya untuk segala sesuatu yang berbasis opini. Offside bersifat faktual dan tidak subyektif,? lanjutnya.

Menurutnya, VAR dipertahankan untuk offside karena memang itu sangat penting. Keputusan salah dalam offside juga menurutnya cenderung menyakitkan.

Sangat sulit untuk kalah dalam pertandingan karena gol offside ketika seorang pemain berada dua atau tiga yard offside. Semua orang membuat kesalahan, hakim garis juga membuat kesalahan, itulah sebabnya saya akan mempertahankan VAR untuk itu,? jelasnya.

Untuk kartu dan penalti, ia menganggap VAR tak dibutuhkan karena penilaiannya masih abu-abu. ?Tetapi saya tidak akan menyetujuinya karena kartu merah, atau penalti karena bahkan sekarang, orang-orang tidak setuju apakah suatu keputusan benar atau salah,? tegasnya.

Langkah untuk meninggalkan VAR kemungkinan akan berakhir dengan kegagalan ketika klub-klub melakukan pemungutan suara pada Rapat Umum Tahunan akhir musim.

Akan tetapi, jelas bahwa tim-tim menginginkan komitmen yang teguh dari Liga Premier dengan tujuan untuk meningkatkan sistem dan prosesnya.

Fakta bahwa sejumlah besar klub Premier League bermain di kompetisi Eropa, yang akan menggunakan VAR, musim depan pastinya akan jadi pertimbangan.

Inkonsistensi pengambilan keputusan yang akan dihadapi para pemain dari minggu ke minggu adalah salah satu kekhawatiran terhadap penghapusan sistem tersebut.

Baca Juga : Penyakit neurodegeneratif 

Ada juga skeptisisme dari klub-klub terhadap liga yang lebih rendah, terutama tim-tim dengan anggaran lebih rendah, karena mereka telah banyak berinvestasi dalam penerapan sistem tersebut.

Salah satu kritik yang dihadapi VAR adalah kurangnya kejelasan dalam penyediaan bagi penonton di dalam stadion.

Meskipun pemirsa di TV merupakan pihak yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan, mereka yang berada di lapangan sebagian besar tidak mengetahui bagaimana petugas VAR mengambil keputusan.

Dan Liga Premier siap memberi lampu hijau pada komunikasi VAR di dalam stadion, yang diharapkan dapat meningkatkan pengalaman bagi mereka yang menonton dari tribun.

Namun salah satu potensi perbaikan yang dipertimbangkan klub secara pribadi adalah kemungkinan menunjuk wasit elit asing untuk pertandingan. (amr)