Thursday, 13 Jun 2024
Home
Search
Menu
Share
More
Admin on Olahraga
19 May 2024 12:53 - 2 minutes reading

FIFA Disebut Tunda Pengambilan Keputusan Pengeluaran Israel dari Keanggotaan, Peluang Indonesia ke Olimpiade Masih Terbuka?

FIFA Disebut Tunda Pengambilan Keputusan Pengeluaran Israel dari Keanggotaan, Peluang Indonesia ke Olimpiade Masih Terbuka?

Alasannya, karena FIFA merasa perlu untuk melakukan berkonsultasi terkait masalah hukum yang ada dengan pihak eksternal.

Untuk penundaan ini sendiri disebut akan berlangsung setidaknya hingga bulan Juli mendatang.

Israel disebut mendapat desakan untuk FIFA membekukan status dari federasi sepakbolanya.

Itu artinya, Israel sama sekali tidak boleh mengikuti agenda sepak bola internasional yang khususnya dilaksanlan oleh FIFA.

Alasan utama desakan ini muncul karena konflik berkepanjangan yang terjadi antara Israel dan Palestina.

Dilansir dari BBC, sudah ada lebih dari 34 ribu orang telah terbunuh akibat serangan Israel di Gaza.

Kemudian melalui Federasi Sepak Bola Palestina (PFA) mulai menyerukan pemungutan suara anggota FIFA untuk memutuskan apakah status Israel bakal dibekukan.

Namun Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan Dewan FIFA baru bisa mengambil keputusan setelah adanya penilaian hukum.

Hanya saja, FIFA disebutkan harus mengelar rapat khusus terlebih dahulu untuk membahas masalah ini dan masa depan Israel di sepak bola pada 20 Juni.

Dengan adanya permasalahan ini, Timnas Indonesia pun disebut-sebut bisa ketiban rejeki untuk berlaga di ajang Olimpiade Paris 2024.

Hanya saja, FIFA disebutkan harus mengelar rapat khusus terlebih dahulu untuk membahas masalah ini dan masa depan Israel di sepak bola pada 20 Juni.

Dengan adanya kemungkinan ini, Timnas Indonesia U-23 disebut-sebut kembali punya peluang untuk bisa berlaga di ajang Olimpiade Paris 2024.

Jika nantinya Israel dibekukan oleh FIFA dan status keanggotaan Israel dicabut. Itu berarti mereka batal berlaga di ajang Olimpiade Paros 2024.

Nantinya jika hal ini benar-benar terjadi, peluang skuad Garuda kembali terbuka untuk berlaga di ajang pesta olahraga terbesar di dunia itu.

(Erfyansyah)